Rivalitas Pekan Olahraga Nasional

Rivalitas Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Riau terpetakan pasca-SEA Games XXVI/2011. DKI Jakarta berada pada strip teratas donatur emas terbesar Merah Putih sekaligus salah satu kandidat kuat juara umum PON.

Komposisi persaingan PON 2012 mulai terbaca setelah penyelenggarakan SEA Games.Dari kejuaraan multievent tersebut, Merah Putih berhasil mendulang 182 emas, 151 perak, dan 143 perunggu. Dari total jumlah medali itu, DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi donatur medali terbesar. Mereka memasok 41% emas atau 75 keping medali dari total jumlah tersebut.

Jakarta juga memberikan tambahan 45 perak dan 93 perunggu. Wakil Ketua KONI Provinsi DKI Jakarta Kusnan Ismukanto mengungkapkan, hasil di SEA Games menjadi parameter persaingan PON.”Hasil itu menjadi gambaran persaingan di PON nanti.Kami cukup lega dengan performa atlet-atlet yang berlaga di SEA Games. Hasil itu modal positif merebut posisi juara umum PON,”ungkap Kusnan kemarin.

Minus Jakarta,kuota status tiga besar donatur medali terbesar SEA Games juga dipegang Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Barat (Jabar). Jatim berada di urutan kedua peraih medali terbanyak dengan 30% emas atau 56 keping. Mereka juga mendonasikan 52 perak dan 49 perunggu. Meraih 20% medali atau 36 emas, Jabar menduduki peringkat tiga plus 70 perak dan 34 perunggu.

Kusnan menambahkan, status juara umum akan tercapai bila kontestan PON berhasil meraih sekitar 25% medali yang akan diperebutkan. ”Semua peserta harus memenuhi target 25% medali bila ingin juara umum. Target itu berlaku menyeluruh.Kami saat ini tinggal melakukan maintenance performa atlet. Semua kesiapan Jakarta di PON akan ditegaskan Sabtu besok bersamaan dengan penyerahan bonus medali SEA Games,” lanjutnya.

DKI Jakarta saat ini menyiapkan 800 atlet yang dipersiapkan bertarung pada semua cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di PON. Mereka saat ini didukung seribu pelatih. PON sendiri berpeluang menggelar 43 cabor setelah terjadi penambahan empat kuota, yaitu berkuda, hoki, drumb band, dan dansa.

Dari jumlah 800 atlet itu,269 menjadi pilar SEA Games. Mereka menyebar pada 40 cabor,selain vovinam dan petanque. ”Kami memiliki modal utama 269 atlet. Mereka akan didukung 531 atlet pelatda. Kami yakin bisa meraih hasil maksimal di PON,”tegasnya. Provinsi penyumbang medali SEA Games terbanyak tersebut sudah mendapatkan penghargaan dari pemerintah dan KONI.

Penghargaan itu diserahkan pada pembukaan Musornas KONI XI/2011 di Mataram, NTB,Kamis (1/12). Selain provinsi, penghargaan serupa juga diterima tujuh federasi cabor donatur medali terbesar. Federasi penerima penghargaan tersebut di antaranya PASI, Perserosi, ISSI, Forki, IPSI, juga FPTI.

Ketua Binpres KONI Provinsi Jabar UcupYusuf menjelaskan, proyeksi persaingan di PON sudah terbaca. ”Setelah tahu komposisi itu, semuanya kelihatan cukup jelas. Jakarta saat ini dominan. Tapi, kami masih memiliki waktu sekitar sembilan bulan untuk melakukan persiapan matang. Jabar masih berpeluang menyodok ke atas,” katanya.

KONI Provinsi Jabar saat ini sudah menyiapkan 856 atlet dengan dukungan 206 pelatih dan sepuluh mekanik. Mereka diklaim sudah menjalani persiapan secara intensif. Ucup juga mengatakan, Jabar optimistis bisa mewujudkan target 19% medali dari jumlah total emas. Sebab, kuota 19% medali menjadi batas bawah status juara umum PON.

”Kami masih optimistis bisa melejit ke atas.Persiapan tim secara umum sangat kondusif. Target medali juara umum 19% adalah fakta dari kondisi sebelumnya. Tapi, yang jelas persaingan ketat karena Riau juga pasti akan ngotot,”tandasnya.

Menilik capaian medali para atletnya yang tampil di SEA Games, Sulsel pun optimistis mampu meraih prestasi maksimal di PON mendatang. Cabang karate, dayung, tinju, dan beberapa cabang lainnya akan menjadi andalan Sulsel di PON mendatang.

Tentang agustomo

Type Approval Partnership, Telekomunikasi, Balai Besar Pengujian Perangkat telekomunikasi
Pos ini dipublikasikan di Update dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s